0
Dikirim pada 04 Juli 2010 di Tauhid

" Bersabarlah ketika menerima cobaan dan ujian dari NYA "

 

Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani berkata,dari Nabi SAW : " sesungguhnya ALLAH tidak menyiksa kekasihnya,tetapi hanyalah mencobanya "

Orang beriman tetap bertahan dari cobaan ALLAH ,bahkan malah menghantarkan dirinya kepuncak kebaikan baik di dunia maupun di akhirat. Ia menerima cobaan itu dengan sabar tanpa mengadu kepada orang lain atau meminta bantuan kepada selain ALLAH,bahkan pada saat itu ia lebih giat bersama DIA.

Wahai orang yang di sibukkan dengan urusan dunia,sambutlah suara ini dalam tempat ini.Engkau bicara dengan mulutmu tanpa engkau ikuti dengan hati.Engkau berpaling dari ALLAH ,juga firman firman NYA ,dari Nabi NYA dan para pengikut mereka,juga terhadap kebenaran orang orang yang menjadi penerus mereka ( ulama ).Engaku pencabut kepastian dan ketentuan .Sungguh pemberian mahkluq lebih engkau utamakan daripada pemberian Al Haq.Rupanya tiada kalam dari ALLAH yg engkau dengar ,tidak juga dari suara suara hamba yang saleh yang dapat membawamu tobat,ikhlas dan bertobat.Terimalah ketentuan dan kepastian yang tersurat atas dirimu. Jagalah apa yang membawa kemuliaan dan merendahkan dalam fakir dan kaya,dalam sehat dan sakit ,dan terhadap apapun yang engkau sukai atau bahkan engkau benci.

Wahai manusia ,ikutilah ini ,sehingga praktis engkau menjadi pelayannya. Ikutilah yang lebih utama dan layanilah DIA sehingga DIA dapat melayanimu dan menyertaimu.

Wahai hamba,jika engkau bersedia melayani,engkau pun di layani.Jika engkau berhenti ,DIA pun berhenti.Layanilah Al HAq,jangan sibuk lalu meninggalkan NYA karena melayani pemimpin yang tidak membawa mudarat atau manfaat.Mana saja diantara mereka yang memberimu? Apakah mereka mampu memberimu sesuatu yang tidak di bagi untukmu,atau menentukan pembagian sesuatu yang tidak di bagikan oleh ALLAH?Tidak ada yang perlu di istimewakanuntuk mereka.Apabila engkau berkata bahwa pemberian mereka itu mendahului ,kafirlah engkau.Bukankah engkau tahu bahwa sesungguhnya tiada pemberi ,tiada penolak,tiada pencelaka,tiada yang Qadim,tiada yang akhir kecuali ALLAH.Jika engkau berkata ," sesungguhnya aku tahu hal itu,kukatakan padamu" Bagaimana engkau tahu ?dan mendahulukan selain DIA ?

Celaka,mengapa rusakkan akhiratmu dengan duniamu?Bagaimana engkau hancurkan ketaatanmu kepada NYA dengan tunduk pada nafsu ,setan dan mahkluq? Bagaimana engkau hancurkan taqwa dengan pengaduanmu kepada selain DIA? Tahukah engkau bahwa ALLAH pemelihara orang taqwa dan menjadi penolong mereka,pembenteng dan sumber pengetahuan mereka,serta penyelamat mereka dari kebenciannya? Penglihat hati mereka dan pelimpah rejeki untuk mereka tanpa batas? DIA berkata ( dalam hadis Quddsi? )" Wahai anak Adam,malulah kepada KU seperti engkau malu kepada tetanggamu yang saleh ."

Sabda Nabi SAW : " Apabila pintu seorang hamba terkunci dan tertutup tirainya ,sehingga menutupnya dari pandangan orang lain ,lalu dalam kesunyiannya ia bermaksiat kepada ALLAh,atas dirinya ALLAH berkata , " Wahai anak Adam ,engkau jadikan untuk KU pandangan yang mudah bagi Ku ."



Dikirim pada 04 Juli 2010 di Tauhid
comments powered by Disqus


connect with ABATASA